Perguliran Tongkat Estafet 2010/2011
Tongkat Estafet telah Digulirkan.
Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Arab Saudi cabang Riyadh-yang sering disingkat menjadi PPMI Riyadh, pada hari Kamis, tanggal 21 Januari 2010 lalu Alhamdulillah telah berhasil melaksanakan musyawarah cabang (Muscab).
Bertempat di Aula Sekolah Indonesia Riyadh (SIR), Muscab yang dihadiri oleh 36 anggota PPMI Riyadh ini memiliki 2 agenda utama, yaitu: Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) pengurus PPMI Riyadh periode 2007-2009 dan pemilihan ketua PPMI Riyadh periode 2010-2011.
Acara dimulai pada pukul 9 pagi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan serangkaian sambutan perwakilan PPMI pusat Arab Saudi-yang dilakukan oleh Bapak Mujtahid Kaavisena, serta perwakilan PPMI Riyadh (merangkap panitia) oleh Bapak Abdul Wahid Ali Wafa. Setelah sambutan-sambutan selesai diberikan, Muscab memasuki acara inti pertama: LPJ pengurus PPMI Riyadh periode 2007-2009.
Pengurus PPMI Riyadh 2007-2009 yang dinakhodai oleh Bapak Abdul Wahid Ali Wafa (mahasiswa S1 jurusan Tarbiyah KSU), telah mengemban amanat ini selama 2 tahun 7 bulan, mulai 17 Juni 2007 sampai dengan 17 Januari 2010. Dalam kurun waktu ini, beberapa program yang telah direncanakan berhasil dijalankan dengan baik, meskipun masih terdapat program-program yang tidak terlaksana. Penyebab utamanya adalah ketidakcocokan waktu kegiatan PPMI dengan jadwal kegiatan para anggota PPMI Riyadh. Terlepas dari itu semua, para peserta Muscab akhirnya memutuskan untuk menerima LPJ pengurus 2007-2009. Alhamdulillah, betapa bahagianya para pengurus lama dengan hasil ini.
Setelah menyelesaikan acara inti yang pertama, para peserta muscab kemudian kembali harus fokus untuk mengikuti rangkaian acara pemilihan ketua PPMI Riyadh periode 2010-2011. Pembacaan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPMI Arab Saudi menjadi acara pembuka acara inti kedua ini. Pembacaan AD/ART PPMI Arab Saudi bertujuan untuk menjelaskan kepada para peserta Muscab landasan hukum dalam pemilihan ketua baru. Pada pemilihan tahap I, para peserta memilih (untuk kemudian menuliskan) 3 nama dari 33 nama bakal calon ketua yang nantinya akan menghasilkan 3 calon ketua berdasarkan jumlah suara terbanyak. Mohammad Kamiluddin (S2 Teknik Kimia KSU) dengan 22 suara, Boy Valenza Damiri (S2 Plant Protection) dengan 17 suara dan Abdurrahman Wahid (S2 Fiqih dan Ushul Fiqih) dengan delapan suara, merupakan tiga calon ketua dengan jumlah suara terbanyak yang berhak maju ke pemilihan tahap II.
Tiga calon ketua ini selanjutnya menyampaikan visi dan misinya masing-masing kepada para peserta sebelum memasuki pemilihan tahap II. Sedikit berbeda dengan pemilihan tahap I, kali ini para peserta hanya memilih 1 nama dari 3 calon ketua. Dan kali ini pula, panitia Muscab menerima 4 sms sebagai suara yang sah dari 2 mahasiswi KSU dan 2 mahasiswa Universitas Imam bin Saud, sehingga total suara yang masuk adalah 40 suara. Dengan perolehan 23 suara (57.5%), Mohammad Kamiluddin terpilih menjadi ketua PPMI Riyadh yang baru, masa bakti 2010-2011 mengungguli Boy Valenza yang mendapatkan 14 suara (35%) dan Abdurrahman Wahid dengan 3 suara tersisa (7.5%).
Kehadiran Ketua PPMI pusat Arab Saudi untuk melantik ketua terpilih yang baru, menambah kesan dan makna tersendiri dalam acara Muscab ini. Setelah prosesi serah terima jabatan selesai, ketua PPMI Riyadh yang baru, memberikan pidato perdananya kepada para peserta Muscab. Acara ditutup dengan makan siang bersama. Akhirnya, kami ucapkan terima kasih atas kerja dan bakti yang telah diberikan oleh para pengurus 2007-2009 dan selamat bekerja kepada ketua PPMI Riyadh masa bakti 2010-2011. Bismillah!!